Bekasi SB.com- Walaupun sudah dilarangnya melakukan pungutan kepada murid disekolah Negeri, akan tetapi masih saja ada Oknum yang berani melakukan pungutan liar kepada para siswa dengan berbagai macam alasan demi mengumpulkan pundi-pundi uang dan memperkaya diri.
Hal tersebut terjadi di SD Negeri 03 Teluk Pucung, kecamatan Bekasi utara, kota Bekasi, Menurut informasi SD Negeri tersebut diduga melakukan Pungli (Pungutan Liar) Kepada Para murid yang duduk di bangku kelas 6, sehingga membuat orang tua murid menjadi geram dan bertanya-tanya, pasalnya Sekolah Negeri yang Dinilainya Sudah Gratis, akan tetapi masih saja membebankan biaya kepada orang tua murid dan harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk kegiatan Sekolah.
Salah satu orang tua murid yang enggan disebutkan namanya,membenarkan hal tersebut, dirinya sangat dibebani dengan biaya yang dinilainya cukup besar, Adapun kegiatan sekolah tersebut meliputi ,biaya perpisahan atau study tour sebesar 310 ribu rupiah, biaya foto 30 ribu rupiah, dan untuk pembelian buku SBN sebesar 100 ribu rupiah per/siswa.
"bikin pusing para orang tua murid dah jadinya, biaya segitu kan tidak sedikit pak, katanya gratis sekolah tapi kok masih bayar aja ya pak??, Semua diwajibkan ikut study tour ke Citra Alam Ciputat dengan membayar 310 ribu rupiah per muridnya plus kaos seragam, belum lagi untuk foto harus bayar 30 ribu rupiah, dan juga kita harus menebus Buku SBN sebesar 100ribu rupiah, sedangkan saya sebagai orang tua murid secara pribadi tidak diundang oleh sekolah untuk rapat mengenai hal ini, harusnya kan dirapatkan dulu pak" Ungkapnya.
Salah satu guru kelas 6, SDN 3 teluk pucung pun membenarkan adanya pungutan tersebut, dirinya mengatakan kalau hal itu sudah biasa dan dipergunakan untuk foto, buku dan study tour, diakuinya kalau kegiatan tersebut sudah hasil keputusan rapat dan dirinya hanya menjalankan perintah Kepala Sekolah.
"Itu semua sudah hasil rapat dan saya haya menjalankan perintah kepala sekolah saja, adapun yang harus dibayar adalah, Untuk bayar tour 250 ribu rupiah dan untuk kaos seragam 60 ribu rupiah, untuk biaya foto 30 ribu rupiah dan Nebus buku 100 ribu rupiah, sehingga total yang harus dibayar sebesar 440 ribu rupiah per murid" Tuturnya. (Hidayat)

Posting Komentar
0Komentar